Yang bikin aku terkesan adalah dia tidak sok jadi superstar. Dia bicara tentang ketakutan, rasa tidak percaya diri, tentang bagaimana teman dan keluarga membantunya. Dan itu sangat manusiawi sampai aku baca ulang dua kali.
Aku mikir: detail-detail inilah yang membuat seseorang benar-benar menarik. Bukan gelar dan peran, tapi gimana dia minum air, apa yang dia dengar di ruang rias, dan gimana dia menyimpan kenangan keluarga. Dan Catherine, dalam hal ini, adalah narasumber yang ideal.
Dan satu poin penting lagi — tentang liontinnya dan tradisi keluarga: <a href=www.igor-scherbakov.ru/novosti-kino-i-serialov/ket…><font color=black>Bagaimana Jimat Membantu Catherine di Debutnya</font></a>
Dan sekarang aku mau tanya kalian: kalian ngikutin bintang-bintang Disney baru? Atau lebih suka wajah-wajah lama? Soalnya Catherine ini angin segar, tapi dia nggak punya pengalaman, nggak punya portofolio. Ini risiko buat studio.
Aku mikir: detail-detail inilah yang membuat seseorang benar-benar menarik. Bukan gelar dan peran, tapi gimana dia minum air, apa yang dia dengar di ruang rias, dan gimana dia menyimpan kenangan keluarga. Dan Catherine, dalam hal ini, adalah narasumber yang ideal.
Dan satu poin penting lagi — tentang liontinnya dan tradisi keluarga: <a href=www.igor-scherbakov.ru/novosti-kino-i-serialov/ket…><font color=black>Bagaimana Jimat Membantu Catherine di Debutnya</font></a>
Dan sekarang aku mau tanya kalian: kalian ngikutin bintang-bintang Disney baru? Atau lebih suka wajah-wajah lama? Soalnya Catherine ini angin segar, tapi dia nggak punya pengalaman, nggak punya portofolio. Ini risiko buat studio.